• 14

    Jul

    Secercah Cahaya Dalam Sesi Buka Bersama

    Tahun ini, alhamdulillah jadwal buka puasa bersama berentet. Seringkali sih bersama kakak yang kebetulan tetanggaan. Menumpang berbuka di sana, selain diversifikasi menu berbuka juga menyambung tali silaturahmi dengan kakak dan ponakan. Sekali merengkuh dayung, dua pulau terlampaui. Menyenangkan sekali, bukan…? ;) Tak kalah menyenangkan adalah sesi berbuka puasa bersama teman-teman. Ketika berada di lingkungan yang notabene muslim, maka undangan untuk berbuka puasa bersama sampai harus diagendakan, diupayakan agar jangan sampai berbentrokan. Komunitas teman kuliah, alumni teman kerja, kolega guru, hingga murid-murid yang sekarang sudah beranjak dewasa, mesti pintar-pintar menyiasati jadwal agar semua undangan bisa dihadiri. Semua punya magnet dan cerita seru masing-masing yang sungg
  • 11

    Jul

    Penggoda Puasa Paling Powerful

    Puasa? Godaannya adalah menahan diri dari makan dan minum di siang hari. Itu terasa sekali ketika kecil dulu. Setelah dewasa, nyaris tak ada godaan berarti. Jiaaah. Bukan bermaksud menyombongkan diri, tapi memang karena terbiasa puasa, udah nggak ngaruh lagi soal perut mah. Orang boleh makan di depan kita dan puasa jalan terus tanpa tergoda. Bissaaa… Yang agak susah mungkin urusan menahan nafsu. Saat remaja jelang dewasa, momen subuh atau tarawih dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk pamer keshalihan, dengan harapan bisa menarik perhatian yang shalih di shaf depan. Jiaaah. Bergaya sok alim, dengan quran besar di pelukan, kerudung rapi menutup kepala, datang paling awal ke masjid untuk ikut tarawih. Saat shalat subuh pun diupayakan datang ke masjid untuk menarik perhatian ikhwan, Mump
  • 10

    Jul

    Tak Ada Takjil Favorit

    Buka puasa jadi saat-saat yang dinantikan, di setiap hari bulan Ramadan. Bisa sebutkan, apa yang biasanya diidam-idamkan? Air bening biasa, terasa teramat segar setelah berpuasa seharian. Dilanjut dengan takjil berupa makanan atau minuman, itu sudah jadi kebiasaan. Sebelum maghrib sudah disiapkan, agar bisa segera disantap setelah mendengar adzan. Ketika kecil dulu, sudah jadi kebiasaan di setiap Ramadan. Ragam kolak jadi menu keseharian. Sungguhan, segala jenis kolak boleh disebutkan. Mulai dari ubi yang manis legit, labu parang, kolang kaling dan tape hingga beragam pisang dalam kuah gula dan santan beraroma pandan. Aku ikut sibuk, mulai dari persiapan, memasak kolak, hingga menatanya di meja makan. Itu jadi hal yang dirindukan saat Ramadhan, karena mengingatkan pada kebersamaan, sebuah
  • 9

    Jul

    Serahkan Hasilnya Pada Allah

    Ramai sekali pesta demokrasi kali ini. Time line di media sosial ramai dengan segala opini dan komentar tentang issue ini. Teman A mendukung nomor 1, kawan B mendukung nomor 2, sudah tak lagi memberlakukan asas LUBER. Tak ada lagi rahasia. Pilihan dengan gamblang dibeberkan di media sosial, dengan sengaja mengabari seluruh dunia, berharap bisa mempengaruhi the galauer aliasswing voter. Beberapa teman yang awalnya begitu keukeuh golput di pemilu sebelumnya, kali ini menetapkan tekad untuk ‘turun gunung’ dan memberikan suaranya di pemilu kali ini. Pagi ini, google doodle pun ikut memeriahkan event PilPres Indonesia, untuk #IndonesiaLebihBaik Begitu ramainya situasi kampanye, sayasampaiberpikir bahwa pesta demokrasi kali ini sudah agak-agak kebablasan. Masa kampanye tidak hanya d
  • 8

    Jul

    Keep Calm and Be Patient

    Saat fajar belum lagi merekah, sedangkan tubuh masih meminta haknya Saat mata masih ingin terpejam, ketika malam belum lagi usai Bangunkan diri jangan rebah, karena sahur sudah saatnya Ketika hari masih berbilang malam, makan sahur akan menjadi bernilai Sabar, karena menahan kantuk demi sebuah ibadah, bernilai pahala luar biasa. Ketika hari beranjak siang, sinar matahari memanggang badan Peluh berurai mengundang rasa, lapar dahaga semakin menggoda Saat hari beranjak petang, terbayang-bayang segala makanan Yang segar atau yang hangat, seolah menari di depan mata Sabar, karena menahan lapar dahaga di bulan puasa, adalah ibadah bernilai mulia. Malam pun datang menyelimuti cahaya, membawa kantuk kembali menjemput Saat kenyang jadi godaan dari syetan, agar segera mengantar badan ke peraduan
  • 4

    Jul

    Membiasakan Air Bening di Keseharian

    Buka puasa biasanya apa sih yang didambakan? Air minum segar biasanya jadi idaman setelah berpuasa seharian. Dilanjut dengan takjil berupa makanan atau minuman, yang sebelum maghrib biasanya sudah disiapkan. Ketika kecil dulu, sudah jadi kebiasaan bahwa ragam kolak jadi menu keseharian di bulan Ramadan. Sungguhan, segala jenis kolak boleh disebutkan. Mulai dari ubi yang manis legit, labu parang, kolang kaling hingga beragam pisang dalam kuah gula dan santan beraroma pandan. Memasak kolak di sore hari, menyiapkan mangkuk hingga menatanya di meja makan sudah jadi kebiasaan. Jadi hal yang dirindukan saat Ramadhan, karena mengingatkan pada kebersamaan, sebuah rasa yang bernama kekeluargaan. Sementara itu, aku tahu bahwa di tempat lain, beda keluarga tentu beda kebiasaan. Teringat aku pada seo
  • 3

    Jul

    Saat Ngabuburit? Bukan Buat Main-main

    Ngabuburit? Dalam bahasa Sunda, burit berarti saat senja. Dan kata ngabuburit digunakan untuk merintang waktu di saat senja, begitu kira-kira terjemahannya. Kata itu sudah akrab denganku sejak masa kecil dulu. Masa kecil yang kulewatkan di daerah yang masih termasuk desa di Bandung, membuat tradisi ngabuburit terasa sangat kental. Sering sekali kami menunggu beduk maghrib sambil bersepeda bersama teman. Bukan balapan atau kebut-kebutan, cuma sekedar bersepeda ria. Seru-seruan main sama teman, sambil menunggu saat berbuka. Ngabuburit itu pada intinya adalah merintang waktu menjelang saatnya berbuka. Masih di jalan kecil dulu, kalau capek bersepeda, kami seru main bersama. Bukan permainan yang melelahkan semacam lompat tali atau petak umpet. Bukan juga permainan masa kini yang bikin asyik s
  • 18

    Aug

    Batal di Penghujung Asar. Aaaaah... :(

    Sebagai perempuan, batal puasa tiap tahun tuh sudah biasa. Tapi tentu saja paling nggak suka kalau baru ketahuan mesti batal puasa di penghujung asar. Aaah. Tanggung banget sih, kan bentar lagi maghrib. Tapi dipikir-pikir, kalaupun ketahuan batalnya pagi-pagi, suka ‘nyesel’ juga. Coba ketahuannya dari malem hari, jadi nggak mesti ikut bangun pagi buta buat sahur. Kan bisa sarapan aja, jam 6, misalnya… :p Astaghfirullah… dasar manusia ya, di keadaan apa pun, sukanya mengeluh aja. Mungkin memang fitrahnya, seperti disebutkan dalam alquran surat Al Ma’arij 19-34. Berikut ini petikan terjemahan ayat 19-27. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,dan apabila ia mendapat kebaikan ia Amat kikir,
  • 15

    Aug

    Ngalap Berkah dengan Sedekah

    Perempatan jalan Ahmad yani Bandung, dekat stadion Persib. Aku berharap bakalan dapat lampu hijau. Tapi harapan tinggal harapan. Ketika lampu lalu lintas menyala merah, beberapa pemuda maupun anak-anak hingga orang dewasa turun ke jalan dan menghampiri kendaraan yang berhenti. Meminta sedekah ataupun (berlagak) menjual jasa. Seorang remaja beranjak dewasa menghampiri Katana yang kukemudikan. Dia membawa kemoceng bulu ayam di tangannya, dan serta merta mengusapkannya ke kaca mobilku, padahal aku sudah menggeleng dan memberi kode dengan tangan pertanda aku tidak mau, tidak memerlukan jasanya.Sore-sore masih panas begitu, kalau badan mobil disapu pakai kemoceng bulu ayam, hasilnya malah akan bergaris-garis belang yang sama sekali nggak cantik kelihatannya. Well… kalau nggak disapu pa
  • 12

    Aug

    Kari Lagi??? Oh No... Oh Yes...!

    Beberapa waktu lalu, kami dengan rombongan sekolah, berkesempatan untuk mengunjungi sekolah rekanan kami di Singapura selama sepekan. Excited, tentunya, membayangkan pengalaman yang akan kami jalani di negara tetangga itu. Pendek kata, kita pun berangkat ke sana. Hari pertama, asyik-asyik aja, walaupun menu makan malam membuat kami terpana. Sandwich isi tuna-mayo, bolu gulung, kue lapis, pastel isi kari, dan teh panas (boleh pake susu. alhamdulillah enak.) Buat rata-rata perut Indonesia, kalau belum nasi, rasanya belum makan malam kali ya. Perutku sendiri, alhamdulillah nggak rewel. Dikasih nasi, hayuu. Dikasih roti juga oke oke aja. Hari berikutnya, kami makan di kantin sekolah. Dengan berbekal kupon makan yang kita punya, ternyata kita bisa memilih menu apa saja yang kita suka. Jadilah
- Next

Author

Follow Me