• 10

    Jul

    Tak Ada Takjil Favorit

    Buka puasa jadi saat-saat yang dinantikan, di setiap hari bulan Ramadan. Bisa sebutkan, apa yang biasanya diidam-idamkan? Air bening biasa, terasa teramat segar setelah berpuasa seharian. Dilanjut dengan takjil berupa makanan atau minuman, itu sudah jadi kebiasaan. Sebelum maghrib sudah disiapkan, agar bisa segera disantap setelah mendengar adzan. Ketika kecil dulu, sudah jadi kebiasaan di setiap Ramadan. Ragam kolak jadi menu keseharian. Sungguhan, segala jenis kolak boleh disebutkan. Mulai dari ubi yang manis legit, labu parang, kolang kaling dan tape hingga beragam pisang dalam kuah gula dan santan beraroma pandan. Aku ikut sibuk, mulai dari persiapan, memasak kolak, hingga menatanya di meja makan. Itu jadi hal yang dirindukan saat Ramadhan, karena mengingatkan pada kebersamaan, sebuah
  • 23

    Jun

    Pindahaaaan...!

    Waktu terbang sedemikian cepat. Tiba saatnya meninggalkan rumah kenangan, yang sudah 30 tahun-an kutinggali. Minus-minuslah. Minus masa kos selama kuliah dsb. Dalam rentang waktu selama itu, tentulah banyak kenangan tertinggal di sana. Begitu banyak. Terlalu banyak. Hanya bisa terbawa dalam memori saja. Rumah baruku sudah siap huni, lengkap dengan sarana pendukung standar yang cukup memadai. Tambahan ruang dapur di belakang rumah, sudah dilengkapi dengan pompa yang dipasang baru. Carport depan rumah sudah pula diberi canopy oleh pihak pengembang. Saat pindahan pun tiba. Aku sudah mencicil barang-barang kecil berupa historical items (hiyyaaa…), satu demi satu ke rumah baru. Yang kecil-kecil bisa kubawa di mobil yang biasa kubawa, Katana hijau yang imut. Sedangkan yang besar-besar sem
  • 28

    Aug

    Sesi Makan Siang yang Menguras Energi

    Sebagai guru yang mengajar di sekolah yang menerapkan sistem sekolah sehari penuh, kami melewatkan sesi makan siang dan shalat dzuhur di sekolah. Saat makan siang di sekolah, itu bisa jadi satu sesi khusus yang menguras energi. Padahal seharusnya sesi makan siang jadi momen untuk me-recharge energi sekaligus menyiapkan energi untuk sesi mengajar berikutnya. Mengapa bisa begitu? Karena untuk membuat semua muridku makan siang dengan benar, itu bukan pekerjaan yang mudah. Ada-ada saja alasan murid-muridku untuk tidak menghabiskan nasi dan lauk-pauk yang terhidang di kotak bekal makan siangnya, baik itu bekal dari rumah, atau paket catering pesanan mereka. Ya… ya… bukan mereka yang memesan makanan, tapi orang tua mereka. Tapi menu makan yang tersedia terjamin sehat untuk mereka, d
  • 12

    Aug

    Kari Lagi??? Oh No... Oh Yes...!

    Beberapa waktu lalu, kami dengan rombongan sekolah, berkesempatan untuk mengunjungi sekolah rekanan kami di Singapura selama sepekan. Excited, tentunya, membayangkan pengalaman yang akan kami jalani di negara tetangga itu. Pendek kata, kita pun berangkat ke sana. Hari pertama, asyik-asyik aja, walaupun menu makan malam membuat kami terpana. Sandwich isi tuna-mayo, bolu gulung, kue lapis, pastel isi kari, dan teh panas (boleh pake susu. alhamdulillah enak.) Buat rata-rata perut Indonesia, kalau belum nasi, rasanya belum makan malam kali ya. Perutku sendiri, alhamdulillah nggak rewel. Dikasih nasi, hayuu. Dikasih roti juga oke oke aja. Hari berikutnya, kami makan di kantin sekolah. Dengan berbekal kupon makan yang kita punya, ternyata kita bisa memilih menu apa saja yang kita suka. Jadilah
  • 12

    Aug

    Alhamdulillah, Untuk Semua Berkah...

    …”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS 14:7) Precious moment, buka bersama bareng teman-teman baik. Alhamdulillah. Alhamdulillah, kemarin sore sukses buka puasa bareng sahabat dekat. Bertiga saja, nyaris nggak ke mana-mana, karena nggak kita lakukan di kafe atau resto apapun. Ini berarti, kita nggak mesti nunggu antrian panjang untuk bisa duduk di tempat itu. Namanya jam buka puasa, cafe dan resto pasti penuh dipadati pengunjung. Kali ini kita buka bersama di rumah salah seorang teman, bersama ibu dan kakaknya. Makanan disiapkan, tentunya, dan alhamdulillah… nggak perlu bayar :p Karena aku ke rumahnya sepulang kerja, ditambah acara macet d
  • 1

    Jan

    1-1-11

    Apa sih artinya tahun baru buatmu? Bisa apa saja, bukan? Biasanya orang-orang sibuk bikin resolusi tahun baru, menetapkan target-target yang ingin dicapai, introspeksi diri supaya lebih sukses di tahun baru, bahkan membuat proposal hidup jangka panjang. Tapi tidak sedikit yang sekedar asyik-asyik main petasan dan kembang api,di malam pergantian tahun, meniup terompet membuat bising orang lain (sampai tadi malam aku nyaris tak bisa tidur karenanya). Tak berguna, rasanya. Apapun, aku bersyukur, karena masih diberi kesempatan merasakan kembali udara di tahun ini. Masih sehat raga, sehingga bisa melakukan berbagai aktivitas dengan kemampuan optimal, masih bisa merasakan segala keindahan dunia, merasakan dengan semua indera. Masih sehat jiwa, sehingga masih tetap sadar sebagai makhluk Tuhan ya
  • 26

    Oct

    Bawakan Kami Oleh-oleh

    Anggota DPR masih bergiliran punya jadwal kunjungan ke luar negeri. Anggota DPR kan banyak… dan setiap anggota DPR paling-paling hanya punya jatah bepergian satu atau dua kali ke luar negeri. Studi banding, ceritanya Yang terbaru ini ke Yunani untuk belajar etika. Jangan lupa bawakan kami oleh-oleh. Masa iya sih, setelah memanfaatkan anggaran biaya yang keseluruhannya mencapai nilai lebih dari Rp 100 milyar untuk tahun 2010 ini (hm… itu berapa banyak enolnya ya…?), lalu para wakil rakyat itu tidak membawa oleh-oleh untuk kita, rakyat Indonesia yang diwakilinya. Beliin apa, kek… gantungan kunci, atau pin, atau… mungkin nggak usah beliin apa-apa deh, tapi ya nggak usah pergi-pergi ke luar negeri juga deh. :p Komisi 4 dan 10 akan berkunjung ke 5 negara di Asia d
-

Author

Follow Me