Keep Calm and Be Patient

8 Jul 2014

Saat fajar belum lagi merekah, sedangkan tubuh masih meminta haknya

Saat mata masih ingin terpejam, ketika malam belum lagi usai

Bangunkan diri jangan rebah, karena sahur sudah saatnya

Ketika hari masih berbilang malam, makan sahur akan menjadi bernilai

Sabar, karena menahan kantuk demi sebuah ibadah, bernilai pahala luar biasa.

Ketika hari beranjak siang, sinar matahari memanggang badan

Peluh berurai mengundang rasa, lapar dahaga semakin menggoda

Saat hari beranjak petang, terbayang-bayang segala makanan

Yang segar atau yang hangat, seolah menari di depan mata

Sabar, karena menahan lapar dahaga di bulan puasa, adalah ibadah bernilai mulia.

Malam pun datang menyelimuti cahaya, membawa kantuk kembali menjemput

Saat kenyang jadi godaan dari syetan, agar segera mengantar badan ke peraduan

Panggilan adzan dari masjid dan mushala, memanggil hati agar segera menyambut

Shalat malam berlanjut dengan membaca al quran, mendaras doa ke hadapan Tuhan

Sabar, karena berjuang menjalani ibadah, bernilai pahala yang tak terhingga.

Ketika terdengar suara petasan, meletus mengoyak kekhusyukan ibadah

Ketika aroma makanan menguar dari dapur tetangga, sudah cukup membuat perut meronta

Marah-marah bukan sebuah pilihan, yang akan membuat hidup menjadi indah

Ramadan itu paket lengkap segala ada, tidaklah cukup menahan lapar dahaga semata

Sabar, karena bersabar itu sungguh sulit, tapi Allah menjanjikan yang terbaik untuk hamba-Nya yang sabar.


TAGS sabar memaknai Ramadhan ngaBLOGburit


-

Author

Follow Me